
sairan ini di populerkan oleh lantunan suara Almarhum KH. Abdurrahman Wahid (GUSDUR) yang begitu indah dan merdunya, walaupun ana dari etnis sunda tulen banten. namun tidak memungkiri keindahan suara dan isi syair tanpa wton yang di sa'irkan dalam bahasa jawa oleh almrhum KH. Abdurrahman Wahid ini.
disini saya akan menuliskan teks sair tanpo waton tersebut lengkap dengan terjemahan bahasa indonesia.
* yaa rosulalloh salamun alaik (wahai utusan allah, semoga keselamatan tetap padamu)
yaa rofi'asani wadaroji (wahai yang berbudi luhur dan yang bermartabat tinggi)
atfatayaji rotal alami (rasa kasihmu wahai pemimpin tetangga)
yaa uhailaljuddi walkaromi (wahai ahli dermawan dan pemurah hati)
* ngawiti ingsun nglaras syi'iran (ku awali dengan melantunkan sya'ir)
kelawan muji maring pangeran (dengan memuji kepada allah)
kang paring rohmat lan kenikmatan (yang memberi rohmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X (siang dan malam tanpa perhitungan)
* Duh bolo konco priyo wanito (wahai sahabat pria dan wanita)
ojo mung ngaji syare'at bloko (jangan hanya mengaji hukum saja)
gur pinter dongeng nulis lan moco (hanya pandai bercerita,menulis dan membaca)
tembe mburine bakal sengsoro 2X (akhirnya akan sengsara)
* akeh kang apal Qur'an hadise (banyak yang hapal Qur'an hadisnya)
seneng ngafirke marang liyane (suka mengkafirkan orang lain)
kafire dewa ga digatekke (kekafirannya sendiri tidak di perhatikan)
yen isih kotor ati akale 2X (jika masih kotor hati dan akalnya)